Berusaha Menjadi Ayah yang Baik

 

 

Beberapa tahun mendatang, saat langkah kakinya mulai kuat untuk berjalan jauh. Akan ada masa-masa seperti ini, masa-masa saat bisa menemani dan memerhatikan tumbuh kembangnya. Sesuatu yang terjadi tiap detik dan hanya sekali seumur hidup. Saat pertama ia bisa tengkurap, kata pertama yang diucap, bisa merangkak, kemudian bisa berjalan, tahu-tahu besok ia akan berbicara tentang cita-cita dan cinta pertama.

Hal seperti inilah yang membuatku tiba-tiba sadar kalau sudah hampir sebulan jarang menulis, jarang online dan berlama-lama dengan ponsel. Bahkan saat bersamanya, tidak disibukkan dengan mengambil gambar dan merekamnya. Semuanya kurekam baik-baik dalam kenangan dan kehadiran yang utuh.

Esok saat ia sudah kuat langkahnya, ia akan pergi jauh. Semoga ayah cukup memberimu bekal.

 

 

 

2 thoughts on “Berusaha Menjadi Ayah yang Baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *