Ramadhan #23 : Rumah

Tulisan ini adalah bagian dari proyek 30 Hari menulis selama bulan
Ramadhan 1437 H. Tulisan ini dibuat oleh ©kurniawangunadi dan akan
dimuat pada pukul 03.25 setiap hari sepanjang bulan ramadhan. Semoga
tulisan ini bisa memberi banyak pemahaman baik.

image

Sesampainya di rumah, kamu akan tahu bahwa tempatmu bukan di luar
sana. Bahwa orang yang benar mengerti kamu pun bukan di luar sana. Bahwa
dunia yang kamu bisa menjadi dirimu pun, bukan di luar sana.

Rumah
itu adalah tempat suci bagi dirimu sendiri. Tempat dimana segala
sesuatu menjadi lebih leluasa. Tempat dimana resahmu menjadi tiada
karena kamu bisa merebahkan badanmu. Memejamkan matamu. Dan tidur tanpa
takut diganggu. Bahkan kau bisa sembunyi dari bayang-bayang dan ancaman.

Rumah itu adalah tempat kenangan. Dari pertama kali tangisanmu terdengar hingga hari ini. Rumah yang menyimpan banyak cerita tentangmu. Bahkan rahasia-rahasia yang selama ini kamu bicarakan kepada dinding-dindingnya.

Rumah menjadi tempat yang leluasa untukmu menjadi dirimu sendiri. Bahkan kamu tidak ragu menanggalkan semua pakaianmu di sana. Tempat yang entah bagaimanapun bentuknya, bisa membuatmu terus merasa aman. Sekalipun sendirian.

Ada waktunya nanti. Saat harus melangkahkan kaki pergi, meninggalkan rumah yang selama ini dihuni untuk membangun tangga-tangga baru di tempat lain, membangun rumah yang baru untuk anak-anakmu. Karena rumah akan selalu menjadi tempat setiap keluarga memulai cerita. Rumah-rumah yang selalu ingin dilingkupi cahaya, yang malaikat tak sungkan masuk ke dalamnya, yang penghuninya di rahmati oleh Tuhannya.

Selamat membangun rumahmu masing-masing.

©kurniawangunadi

[sumber gambar]

pengembangan tulisan Rumah Itu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *