Ramadhan #25 : Ridha Allah

Tulisan ini adalah bagian dari proyek 30 Hari menulis selama bulan
Ramadhan 1437 H. Tulisan ini dibuat oleh ©kurniawangunadi dan akan
dimuat pada pukul 03.25 setiap hari sepanjang bulan ramadhan. Semoga
tulisan ini bisa memberi banyak pemahaman baik.

image

Ada hal yang tak akan pernah bisa dikalahkan, pun dimenangkan. Untuk
yang demikian, ujian terberatnya adalah tentang keikhlasan. Ada hal yang
tak pernah bisa dimiliki, ada juga yang justru selalu diambil. Untuk
yang demikian, ujian terbesarnya adalah tentang kesabaran.

Kalau
ada air mata yang jatuh karena bersedih, barangkali kita terlalu erat
menggenggam keinginan dan tak kuasa untuk merelakan sesuatu. Semoga semakin hari, hati kita semakin lapang untuk menerima bahwa kenyataan tidak selalu sama dengan keinginan. Semoga perasaan kita semakin hari semakin peka untuk melihat bahwa banyak orang yang tidak lebih beruntung dari kita.

Kalau kita tidak pernah mendapatkan apa yang selama ini kita inginkan, jangan-jangan kita lupa untuk bersyukur atas apa yang sudah dimiliki. Rasa-rasanya, kalau kita bisa menghitung segala kebaikan-Nya, niscaya kita akan menangis tersedu karena mengetahui betapa cinta-Nya begitu besar.

Ujian-ujian kita selalu tentang kesabaran dan keikhlasan. Betapa tidak, kita yang tidak pernah meminta untuk diciptakan tapi Allah menciptakan kita di dunia ini. Kemudian di dunia ini kita diuji dengan berbagai hal yang nantinya akan menjadi pertimbangan apakah kita masuk ke surga-Nya ataukah neraka-Nya. Dan betapa surga dan neraka itu adalah tentang keridhaan-Nya, semoga Allah ridho atas apa yang kita kerjakan, hingga Dia memberikan keridhaan-Nya untuk kita bisa masuk ke surga-Nya. Semoga kita bisa semakin ikhlas menjadi hamba.

©kurniawangunadi

[sumber gambar]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *