Ramadhan #27 : Buku Ketiga

Tulisan ini adalah bagian dari proyek 30 Hari menulis selama bulan
Ramadhan 1437 H. Tulisan ini dibuat oleh ©kurniawangunadi dan akan
dimuat pada pukul 03.25 setiap hari sepanjang bulan ramadhan. Semoga
tulisan ini bisa memberi banyak pemahaman baik.

image

Kita tidak pernah bisa menerka masa depan, bahkan sekedar satu detik ke depan. Kita tidak pernah sanggup memastikan masa depan. Apalagi mengendalikannya. Kita hanya bisa mengendalikan waktu-waktu yang sedang kita jalani.

Seringkali, keadaan juga memaksa kita harus mengambil keputusan. Keputusan penting yang segera dan mendesak, keputusan yang mungkin tidak pernah sempat kita pikir berlama-lama. Karena jika tidak segera diputuskan, maka keadaan yang akan mengambilkan keputusan untuk kita. Kemudian kita harus menjalani sesuatu yang bukan pilihan kita.

Sebelum itu terjadi, kamu segera sadar. Bahwa keputusanmu itu berharga dan hari ini kamu sedang menjalani konsekuensi dari keputusan yang dulu pernah kamu ambil.

Hidup kita memang tak pernah bisa diterka. Sedetail apapun rencana yang kita buat, serapih apapun impian yang kita tulis. Kenyataannya hidup tidak berjalan selinier itu. Hidup tidak berjalan seperti jalannya huruf A ke Z. Tidak seperti detik jarum jam yang bergerak selangkah demi selangkah.

Hidup adalah gelombang lautan, angin yang berhembus. Tidak pernah bisa ditebak ke mana arahnya.

©kurniawangunadi

SPOILER : A.M adalah insial judul dari buku ketiga setelah Hujan Matahari dan Lautan Langit. InsyaAllah akan lahir dibulan yang sama dengan kakak-kakaknya. mohon doanya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *