Ramadhan #4 : Tidak Mengalir Begitu Saja

Tulisan ini adalah bagian dari proyek 30 Hari menulis selama bulan
Ramadhan 1437 H. Tulisan ini dibuat oleh ©kurniawangunadi dan akan
dimuat pada pukul 03.25 setiap hari sepanjang bulan ramadhan. Semoga
tulisan ini bisa memberi banyak pemahaman baik.

image

Saya menyadari bahwa hidup itu tidak seperti air yang mengalir. Karena jalan hidup manusia
tidak semuanya ke bawah. Ada yang harus terjun, ada yang harus
menanjak, bahkan ada yang harus menguap lalu tiba-tiba dijatuhkan dari
langit di hari lain. Hidup itu tak ubahnya air, tapi tidak mengalir
begitu saja.

Kita harus berjuang keras. Menggerakkan diri kita dengan upaya yang
luar biasa untuk mencapai tujuan. Kemudahan-kemudahan jalan yang
diberikan adalah bentuk pertolongan-Nya yang sering kita tidak ketahui.

Hidup kita tak ubahnya air, tapi tidak mengalir begitu saja.

Kita akan diberikan begitu banyak jalan, baik itu berupa jalan yang luas seperti sungai hingga celah-celah kecil. Kita berupaya untuk bisa sampai ke tujuan dengan seperti apapun jalan yang kita tempuh.

Ujian setiap orang itu berbeda, tidak pernah kita bisa membandingkan apa yang kita miliki dengan apa yang orang lain miliki. Tidak pernah kita bisa mengatakan bahwa kita bisa merasakan apa yang dia rasakan padahal kita tidak pernah mengalaminya.

Hidup ini tidak mengalir begitu saja. Kita harus berjuang untuk bertahan melawan gravitasi. Ketika semua orang menjadi sama, kita berjuang menjadi berbeda. Menjadi asing.

“Islam dimulai dalam keadaan asing dan akan kembali asing
sebagaimana awalnya, sungguh beruntunglah orang-orang yang asing.” (HR Muslim).

©kurniawangunadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *