Sadar Diri

Suatu hari, saya bertemu dengan teman-teman di Jakarta. Waktu itu sedang ada acara di kota tsb. Istri saya tidak ikut karena hanya sehari dua malam di Jakarta.

Saya dijemput dari Bandara Halim PK oleh teman saya, beramai-ramai. Kira-kira ada sekitar 4 orang lainnya dalam mobil tsb. Sepanjang perjalanan di Jakarta yang macet, kami ngobrol kemana-mana. Topik apapun kami bahas. Tertawa lepas. Bahkan sampai-sampai saya lupa kalau saya sudah menikah, bahkan sudah mau menjadi ayah.

“Ngomong-ngomong, kalau lagi begini. Gue merasa kayak gagal jadi kepala keluarga, apalagi mau jadi bapak. Kelakuannya masih minus banget gini.”

Yang lain menimpali dengan tawa.

“Gue harus behave nih. Udah mau jadi bapak juga, nanti malah nyontohin ga bener ke anak.” ujarku.

Kemudian topik berubah ke pembahasan pasca rumah tangga.

* * * * *

Pernah tidak, kita menganalisis diri kita sendiri. Apa yang berbeda dari diri kita antara hari ini dan beberapa tahun yang lalu? Tentu saja selain perubahan fisik.

Pernah tidak, merasa bahwa kayaknya kita masih anak-anak. Saat misal kita berkunjung ke sekolah kita zaman SMA dulu. Kita merasa seperti baru kemarin dan kita masih seperti anak-anak SMA itu. Tapi kenyataannya tidak, kita sudah dipandang dewasa oleh anak-anak SMA yang melihat kita di sana. Kita sudah tua.

Ya, kita tua.

Seringkali kita lupa untuk bertanya, mungkin ke teman-teman terdekat kita sendiri. Bagaimana mereka melihat kita? Apa yang berubah dari kita? Hal baik apa yang perlu dipertahankan, hal buruk apa yang perlu ditinggalkan?

Sebab kita enggak bisa melihat diri kita sendiri secara objektif. Kita merasa diri kita, ya tetap seperti ini. Kadang bingung juga membedakan antara diri kita dengan sewaktu kuliah tiga tahun yang lalu. Rasa-rasanya masih seperti kemarin, dan kita masih belum berbuat banyak, belum cukup bertanggungjawab, dsb. Tapi, orang lain melihat hal yang berbeda. Kita dirasa mampu untuk bertanggungjawab, dirasa cukup usianya untuk mengambil peran-peran tertentu.

Yogyakarta, 19 September 2017 | ©kurniawangunadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *