Ramadhan #21 : Terlambat

Tulisan ini adalah bagian dari proyek 30 Hari menulis selama bulan
Ramadhan 1437 H. Tulisan ini dibuat oleh ┬ękurniawangunadi dan akan
dimuat pada pukul 03.25 setiap hari sepanjang bulan ramadhan. Semoga
tulisan ini bisa memberi banyak pemahaman baik.

image

Pernah tidak kita membayangkan bahwa kehidupan ini sudah berakhir. Kita sedang berada di padang mahsyar untuk menunggu pengadilan-Nya. Saat itu, mungkin kita tidak lagi ingat hari ini, entah bagaimana keadaan kita saat itu. Apakah berbahagia dengan apa yang kita saksikan atau sebaliknya. Saat itu, tidak ada cara bagi kita untuk lepas dari setiap kejahatan yang pernah kita lakukan.

Pernah tidak membayangkan hari itu? Hari disaat kita sendiri mungkin tidak sempat memikirkan siapa orang-orang terdekat dan yang paling kita cintai di dunia. Sibuk bagaimana caranya agar diri sendiri bisa selamat dari ancaman.

Kalau ingat hari itu, rasanya apa yang dikerjakan hari ini –semasa hidup– sungguh rasanya akan banyak yang menjadi penyesalan. Waktu yang banyak sia-sia, kebaikan yang terlewat begitu saja, ibadah yang terburu-buru, kemalasan kita untuk pergi ke majelis ilmu. Rasanya, akan lebih banyak sesal.

©kurniawangunadi