Tulisan : Kekuatan

Setiap manusia diciptakan dengan tujuannya masing-masing. Tujuan umumnya tentu beribadah, akan tetapi implementasi dari kata ibadah itu sendiri berbeda-beda setiap orang. Kita tentu mendengar tentang nasihat ini berkali-kali.

Layaknya sebuah mobil, mobil baru bisa benar-benar bisa berfungsi bila setiap komponennya ada dan menjalankan perannya sesuai tugas penciptaannya. Roda, gear box, velg, setir, spion, mesin, belt, dan sebagainya. Semuanya ada, lengkap dan berfungsi.

Manusia, dalam tugasnya menjalani hidup ini pun demikian. Setiap orang dilebihkan dalam satu dua hal dari yang lain, yang lain pun demikian. Oleh sebab itu, ada teman-teman kita yang dilebihkan ilmu agamanya untuk menjadi seorang ulama kemudian hari, teman kita yang lain dilebihkan kecerdasannya untuk membuat penelitian ilmu pengetahuan baru, teman kita yang lain lagi dilebihkan daya cipta visualnya untuk membuat hal-hal indah yang kita gunakan,

Kita tidak bisa menjadi semuanya, tapi kita memiliki pilihan untuk menjadi yang terbaik sesuai dengan peran kita sendiri.

Sehingga, pengetahuan kita tentang ini akan mengantarkan kita pada ketenangan hidup. Kita tidak perlu iri pada segenap pencapain orang lain, karena itu memang tugas dan peran mereka. Rezeki mereka ada di sana. Sekaligus, tanggungjawab mereka ada di sana.

Kita adalah diri kita sendiri dengan tugas dan potensi yang kita punyai. Berbagi peran, semua peran adalah penting. Begitulah hidup diciptakan untuk saling terhubung satu sama lain. Tidak hanya saling melengkapi, tapi menguatkan. Dan rumus penguatan itu tidak hanya penambahan, melainkan perkalian bahkan kuadrat. Selamat menguatkan dirimu sendiri. Karena untuk menjadi kuat, itu adalah tugas masing-masing.*)

©kurniawan gunadi

*) kalimat ini ada di buku Sabtu Bersama Bapak – Aditya Mulya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *